Matahariku pergi …

Tag


Pergilah matahariku …
Jangan pernah menoleh kebelakang
Karena akan terlihat segumpal awan yang menatapmu dari kejauhan …!

Biarkan ia berlalu, tertiup hembusan angin
Dan menatapmu dalam rona gemerlap yang kau dekap…

Baginya segala indahmu adalah indahnya
Meski dengan tatapan syahdu ia berharap engkau menyapa …
Membisikkan selamat pagi semesta …!

Rindu, hanya dipeluk dalam dekapan angan
Sementara, sembari melihat lambaianmu dalam kelebat nan senyap…
siluet matahari

Puisi malam …

Tag


Puisi malam,
yang bercerita tentang gelap dan kesunyian…
Yang dihibur oleh kelebat halilintar dan cahaya rembulan.

Puisi malam,
yang bercerita tentang pekat keinginan dan harapan …
Yang dilukis oleh goresan ungkapan yang tersampaikan,
rindu yang menari-nari di kegelapan…

Diantara kedip bintang, dan diantara sinar rembulan
yang terkadang terhalang oleh sang hujan..!

Diantaranya aku terbaring menengadah, dihamparan bumi hijau …
Beralas permadani lembah-lembah nan permai, aku berharap terlelap,
dibuai mimpi yang indah …

Mimpi tentang mu, tentang nyanyian hati yang pergi …!!??
halilintar

Tag


Tentang cahaya,
Yang menyinari di kegelapan…

Tentang indah,
Yang tak terlukis kata-kata …

Tentang rupa,
Ukiran maha karya sang pencipta …

Tentang hayal
Yang terngiang dalam keinginan yang tak tersampaikan

Lalu…
Senyum itupun berlalu, berpaling tanpa menatap…
Pergi dalam diam…

Tinggallah, sejengkal rasa sepi
Dan alunan nyanyian sunyi yang kau bisikkan …
cahaya

Matahariku


Matahari ku adalah engkau,
Binar syahdu yang membangkitkan
Yang menyadarkan tentang hampar harapan

Matahariku, aku menunggu
Semat pesanmu yang membangkitkan
Diantara lorong-lorong kerdil pesimisme

Matahariku, takkan berganti
Meski malam menutup siang
Dan … Matahariku pergi ….!
mathari

Dengarkan adinda …

Tag


Dengarkan adinda …
Suara yang tak pernah bicara
Yang hanya diam, tapi bertumpu pada pengharapan

Yang dia tahu pengharapan itu telah pergi jauh
Dan hanya menampakkan diri, agar dia tau tentang adanya sebuah kenyataan

Dengarkan adinda …
Dia berkata … hanya dalam hatinya
Tiada dia pernah merubahnya, haluannya tetap menatapmu
Tiada pernah berhenti sekalipun musim dan masa berganti
Tapi dia tiada pernah berkata, hanya menatapmu …

Perkataannya hanya satu kali, dan selalu ia pegang teguh

Rasakan adinda dekapannya …
Seperti semilir angin, Ia hanya menyentuh kulitmu agar meresap dalam sanubarimu, tentang apa yang disebutnya keabadian rasa

Tidak ia menyentuh hatimu, sebab keinginannya hanya kesucian yang terus ia jaga dalam sanubarinya yang sahdu …
juga kesucian jiwamu …

Lihatlah adinda, dia seperti pertapa …
Selalu berusaha mencari kenyataannya, menyendiri memahami hidupnya
Gelombang cahaya disekelilingnya masih belum dirasanya indah
Keindahannya adalah bayanganmu yang ia tatap dalam kesunyiannya …

Dengarkan, rasakan itu adinda …
Adinda

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.114 pengikut lainnya.